Perkuat Nilai Spiritual, Siswa Siswi Asrama SMAN 3 Bangkalan Gelar COT Tahfidz, BTQ, dan Tasmi’ Juz 30
BANGKALAN – Suasana khusyuk dan penuh semangat melingkupi aula Asrama SMAN 3 Bangkalan baru-baru ini. Para siswa siswi penghuni asrama terlihat tekun mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan yang berfokus pada pendalaman Al-Qur’an, yakni Class of Tahfidz (COT), Class of Baca Tulis Qur’an (COT BTQ), dan Tasmi’ Al-Qur’an bil Ghoib (setoran hafalan) Juz 30.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan rohani rutin yang diselenggarakan oleh pengelola Asrama SMAN 3 Bangkalan. Tujuannya adalah untuk memperkuat pondasi keagamaan para siswi, meningkatkan kualitas bacaan, dan menumbuhkan kecintaan terhadap hafalan Al-Qur’an.

Rangkaian Kegiatan Intensif
Berdasarkan pantauan dari foto-foto kegiatan, program ini dibagi menjadi beberapa sesi yang disesuaikan dengan kemampuan dan fokus masing-masing santri:
- COT BTQ (Baca Tulis Qur’an): Sesi ini difokuskan untuk memperbaiki dan memperlancar kemampuan membaca Al-Qur’an. Para santri dibimbing secara intensif untuk memperhatikan kaidah tajwid (tata cara membaca) dan makharijul huruf (tempat keluarnya huruf) yang benar.
- COT Tahfidz (Hafalan): Bagi santri yang fokus pada hafalan, sesi ini menjadi ajang untuk ziyadah (menambah hafalan baru) maupun muraja’ah (mengulang hafalan lama) agar semakin lancar dan kuat.
- Tasmi’ bil Ghoib (Setoran Hafalan): Ini adalah puncak dari program hafalan, khususnya bagi santri yang telah menuntaskan hafalan Juz 30. Seperti terlihat dalam foto, seorang santri putri dengan khusyuk menyetorkan hafalannya di hadapan seorang ustadzah (guru ngaji) yang menyimaknya dengan teliti. Penggunaan mikrofon dalam sesi tasmi’ menunjukkan keseriusan dan formalitas ujian hafalan tersebut.

Suasana Belajar yang Kondusif
Kegiatan yang dilaksanakan di aula beralas karpet hijau ini berlangsung dengan tertib. Para santri putri, sebagian mengenakan seragam batik khas sekolah dan sebagian lagi berbusana muslim, duduk bersila menghadap rehal (meja lipat kecil) tempat Al-Qur’an diletakkan.
Terlihat beragam metode pembelajaran: ada yang belajar mandiri, ada yang berpasangan saling menyimak, dan ada pula yang disimak secara individual oleh pembimbing atau ustadzah. Suasana yang tenang dan fokus sangat mendukung proses belajar dan menghafal Al-Qur’an.
Program ini diharapkan dapat terus berjalan secara konsisten (istiqomah) untuk mencetak generasi siswi SMAN 3 Bangkalan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter mulia dan pondasi iman yang kokoh sebagai seorang hafidzah (penghafal Al-Qur’an).